Darah Implantasi dengan Menstruasi: Ketahui Perbedaannya

Posted on 64 views

Saat berada di awal kehamilan akan menunjukkan berbagai tanda-tanda seperti adanya darah implantasi. Akan tetapi sering kali pula merasa harap-harap cemas karena pada faktanya kerap diabaikan. Padahal calon ibu yang berada di fase ini menjadi lebih peka terhadap kondisi tubuhnya.

Kenali Darah Implantasi

Sebenarnya istilah implantasi ini bukanlah sesuatu yang berbahaya bagi wanita. Bahkan keluarnya darah ini kerap kali tidak disadari dan diartikan sebagai menstruasi oleh para calon ibu. Padahal keduanya justru bertolak-belakang.

Darah implantasi sendiri merupakan bercak-bercak merah kehitaman yang kerap kali keluar pada wanita di awal masa kehamilannya. Biasanya hal ini akan terjadi di 7-14 hari setelah terjadinya pembuahan sehingga sering dikatakan sebagai ciri awal akan tumbuh janin di dalam rahim itu.

Memang benar jika banyak yang belum bisa membedakan antara darah implantasi dengan menstruasi sehingga banyak orang salah mengira. Bahkan tak jarang yang seharusnya sebagai tanda awal kehamilan, namun karena diabaikan membuat kandungan itu sendiri dalam bahaya.

Ciri dari Darah Implantasi

Secara fisik darah implantasi ini juga bisa diamati sehingga dapat diketahui perbedaannya dengan menstruasi. Salah satunya yaitu dari segi warna akan lebih cerah bahkan lebih merah muda jika dibandingkan saat mengalami haid.

Selain dari segi warna, darah implantasi ini juga bisa diamati dari jumlah yang keluar. Yakni hanya berupa bercak-bercak sedikit dan biasanya juga tidak terlalu deras alirannya. Sedangkan saat menstruasi cenderung lebih banyak.

Kemudian implantasi ini juga memiliki jeda waktu yang tidak tentu alias jarang-jarang. Misalnya paginya keluar lalu berhenti sesaat dan pada malam harinya baru akan muncul kembali. Berbeda degan menstruasi yang akan terus keluar hingga 2 – 7 hari.

Munculnya Implantasi Tanda Keberhasilan

Secara umum apabila seorang permepuan mengalami implantasi, maka bisa diartikan jika itu awal kehamilannya yang sukses. Ciri dari keberhasilan ini pun juga bisa diamati dan rata-rata hampir semua wanita mengalami tanda yang sama, di antaranya:

  1. Merasa Kram

Kram perut sering kali dialami oleh wanita, bahkan antara menstruasi dengan implantasi memiliki ciri yang serupa. Hanya saja tidak semuanya akan mengalami gejala sama dan bisa jadi untuk beberapa perempuan tidak akan merasakan sakit seperti ini.

Sebenarnya kram seperti ini dialami karena adanya blastokista yang menggali dinding uterus sehingga wanita akan merasakan nyeri atau sakit semacam itu di bagian rahimnya. Beruntungnya jika implantasi, sakitnya termasuk ringan dan paling lama hanya akan bertahan selama dua hari saja.

  • Spotting

Spotiing merupakan istilah lainnya yang dialami oleh wanita atau kata lainnya merupakan pendarahan karena implantasi. Meskipun begitu Anda tak perlu khawatir, namun jangan salah mengira pula jika hal ini adalah menstruasi sehingga menjadi kurang hati-hati dengan kondisi tubuh.

Secara umum kondisi munculnya darah implantasi ini akan dialami oleh wanita di hari ke 10 sampai 14 setelah terjadinya pembuahan di dalam rahim. Maka dari itu, jangan lupa untuk memeriksanya supaya tidak sampai salah paham.

Mungkinkah Implantasi Bisa Diamati?

Meskipun beberapa tenaga kesehatan mengatakan apabila implantasi ini tidak bisa jika hanya dikenali secara fisik saja. Akan tetapi pada faktanya terdapat tanda-tanda yang bisa diamati sebagai bukti awal kehamilan ini.

Pasalnya memang tidak ada gejala tunggal yang benar-benar menyebutkan bahwa implantasi ini akan atau sedang terjadi. Hanya saja beberapa wanita terkadang juga mengalami tanda-tanda yang serupa seperti munculnya bercak dan kram perut.

Walaupun begitu perbedaan antara implantasi dengan menstruasi beda tipis alias 11 12, namun secara garis besar masih bisa dikenali dan diketahui perbedaannya. Hal yang paling mendasar di sini yaitu pendarahan seperti ini akan terjadi sebelum siklus haid terjadi.

Tanda Anda Mengalami Menstruasi

Sebenarnya mudah untuk mengetahui apakah Anda sedang mengalami menstruasi ataukah implantasi. Keduanya memberikan tanda atau ciri yang berbeda sehingga mudah untuk dikenali, di antaranya yaitu:

  1. Payudara Sensitif

Hal pertama yang bisa Anda kenali yaitu sensitifnya area payudara dan hal ini akan sering terjadi pada wanita di masa kehamilannya. Berbeda dengan menstruasi, sebab mereka tidak akan mengalami rasa seperti ini.

Bahkan sensitifnya payudara ini bisa terjadi karena membengkaknya area buah dada dan terasa sakit. Penyebab dari adanya perubahan ini karena sekresi hormon yang terjadi di dalam tubuh wanita tersebut.

  • Terlambat Menstruasi

Selain dari ciri yang bisa diamati secara fisik atau dirasakan, tanda Anda mengalami implantasi ini juga dapat diketahui dengan mencocokkan jadwal biasanya ketika mengalami menstruasi. Sebab, hal ini hanya akan terjadi sekitar satu minggu setelah terjadinya pembuahan di dalam rahim.

Misalnya saja jadwal biasanya Anda menstruasi adalah di akhir bulan, akan tetapi tiba-tiba merasakan beberapa ciri di atas seperti keluarnya bercak darah dan lain-lain di pertengahan bulan, maka bisa jadi hal ini menjadi pertanda jika sedang di fase awal kehamilan.

  • Moodyyang Tidak Tentu

Tanda seorang wanita mengalami kehamilan biasanya juga bisa diamati dari moody-nya yang kerap kali berubah. Rata-rata di usia kandungan seperti ini mereka cenderung lebih sensitif karena penyesuaian hormon di tubuh sehingga membuatnya lebih emosional.

Hal ini juga berlaku untuk makanan. Bahwa wanita hamil cenderung menghindari masakan atau minuman tertentu meskipun tidak semuanya seperti ini. Tentu fenomena seperti ini juga tidak lepas dari sensivitasnya yang meningkat sehingga merasa tidak nyaman untuk makan apapun.

  • Perut Tidak Nyaman

Saat mengalami implantasi tidak sedikit pula para wanita mengalami rasa tidak nyaman di perutnya. Misalnya seperti kembung dan sembelit. Hal ini karena adanya perubahan hormon yang terjadi secara tiba-tiba di dalam tubuhnya sehingga membutuhkan adaptasi.

Meskipun sensasi seperti ini kerap pula terjadi pada wanita yang sedang menstruasi, namun hal ini juga bisa terjadi sebagai tanda implantasi. Perubahan tersebut juga dialami sebagai akibat melambatnya sistem pencernaan sehingga menimbulkan kembung hingga sembelit.

Mengalami Tanda Implantasi Namun Negatif Hamil

Pernahkah Anda merasakan tanda-tanda datangnya implantasi, namun yang terjadi justru saat dicek dengan test pack adalah negatif? Jika pernah, maka hal ini bisa jadi disebabkan karena kurang akuratnya hasil tes atau terlalu dini untuk mengeceknya.

Memang dalam beberapa kasus wanita sering kali keliru memahami dan melakukan tes untuk kehamilannya. Meskipun sudah mengalami tanda-tanda implantasi, akan tetapi bukan berarti jika dilakukan test pack saat itu juga akan menunjukkan tanda positif.

Hal ini dikarenakan hormon hCG yang dihasilkan masih terlalu rendah sehingga belum terdeteksi oleh alat tersebut. Waktu nomal untuk mengujinya seharunya minimal 10 hari setelah mengalami implantasi sehingga test pack bisa mendeteksinya dengan benar. Demikian berbagai informasi darah implantasi yang bisa Anda pahami untuk membedakannya dengan siklus mestruasi yang sering terjadi. Hal ini bisa untuk menambah wawasan juga mengantisipasi supaya tidak sampai salah mengira.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *