Sakit Paru-paru Lengkap dengan Gejala dan Cara Mengobati

Posted on 156 views

Bicara mengenai sakit paru-paru, akhir-akhir ini negara diseluruh dunia sedang dihebohkan dengan penemuan penyakit baru yakni Conoravirus atau Covid-19. Padahal jika dikulik lebih dalam, banyak juga penyakit berbahaya lain yang menyerang saluran pernafasan.

Berbagai Macam Sakit Paru-paru

Membahas mengenai penyakit yang menyerang sistem pernafasan tentunya berkaitan erat dengan gangguan pada paru-paru, padahal organ tersebut penting untuk keberlangsungan hidup. Di antaranya yaitu:

  1. Coronavirus atau Covid-19

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi mendengar istilah Coronavirus, meskipun tergolong baru, tapi penyakit yang sangat cepat penularannya karena disebabkan oleh virus ini masuk dalam kategori berbahaya dan rentang menyerang bayi, lansia dan orang dengan imun lemah.

Penyakit Corona yang menyerang saluran pernafasan ini ditandai dengan gejala seperti tenggorokan sakit, demam, hidung beringus, sakit kepala, batuk dan badan lemas. Agar terhindar dari gangguan tersebut, Anda harus menjaga kesehatan serta pola hidup bersih.

  • Flu

Flu merupakan penyakit yang sering ditemui sehari-hari karena disebabkan oleh virus influenza yang mudah menular melalui percikan air liur di udara saat penderita bersin atau batuk. Meskipun tergolong ringan namun jika dibiarkan bisa menyebabkan Bronkitis dan Pneumonia.

Gejalanya penyakit flu ini layaknya pilek namun lebih berat seperti demam, hidung tersumbat, sakit kepala. Solusi untuk mengobatinya yang bisa Anda lakukan yakni dengan memperbanyak istirahat dan mengkonsumsi makanan sehat yang banyak mengandung vitamin C.

  • Pneumotoraks

Pneumotoraks merupakan gangguan saluran nafas yang terjadi karena adanya penggumpalan udara di rongga pleura letaknya di antara paru-paru dan toraks. Biasanya penderitaa komplikasi berpotensi mengalami penyakit ini, tapi bisa juga dialami oleh orang sehat sekalipun.

Penyakit ini memang sering terjadi dan tergolong berbahaya karena bisa menyebabkan paru-paru menjadi kempis, pemicunya sendiri disebabkan karena asma, patah tulang rusuk atau luka pada dada. Jika mengalami gejala sesak nafas disertai nyeri Anda patut waspada.

  • Bronkitis

Infeksi saluran pernafasan pada bagian bronkus atau lebih populer dengan istilah Bronkitis. Pada banyak kasus penyakit ini disebabkan karena virus yang memicu peradangan atau bisa juga dipicu karena asap rokok, flu berkepanjangan. Sakit paru-paru tersebut tergolong serius.

Gejala penyakit ini ditandai dengan batuk disertai lendir berwarna hijau atau kuning keabuan, sakit tenggorokan, sesak nafas, hidung tersumbat, rasa nyeri pada dada serta demam ringan, untuk mengatasinya disarankan memperbanyak minum, istirahat serta menghindari asap rokok.

  • Pneumoniaatau Radang Paru-paru

Gangguan pernafasan lainnya yang cukup serius yakni peradangan pada kantong-kantong udara sehingga paru-paru dipenuhi dengan cairan, dalam dunia medis disebut Pneumonia. Umumnya penyakit ini disebabkan karena infeksi bakteri, virus maupun jamur.

Sekilas gejala Pneumonia mirip layaknya flu biasa, namun perlahan menjadi lebih parah dalam 2 hari seperti demam, batuk berdahak disertai darah, sesak nafas, diare dan mual. Penderita penyakit ini biasanya diberi obat pereda nyeri, antibiotik dan didukung dengan istirahat.

  • Asma

Gangguan pernafasan kronis yang sering ditemui yakni asma atau peradangan dan penyempitan pada saluran nafas. Sejauh ini belum diketahui pasti faktor penyebabnya, namun munculnya penyakit tersebut bisa dipicu karena asap rokok, debu, udara dingin dan lainnya.

Penyakit asma ditandai dengan sesak nafas serta dada, mengi, pusing, lelah yang mengakibatkan penderita menjadi sulit bernafas. Pengobatan yang dilakukan disesuaikan berdasarkan gejala yang muncul dan umumnya diberikan obat-obatan diberikan melalui inhaler.

  • Tuberkulosis

Tuberkulosis yang populer dengan istilah TBC ini memang sering terjadi, sangat mudah menular melalui udara dan sulit disembuhkan, gangguan saluran pernasafan di paru-paru tersebut disebabkan oleh berbagai microakteria terutama mycrobacterium tuberculosis.

Gejala utama yang muncul dari TBC ini seperti demam tinggi, batuk kronis dalam waktu lama, tubuh lemas. Meskipun tergolong berbahaya tapi Anda tidak perlu khawatir karena penyakit tersebut bisa dicegah dengan pemberian vaksin BCG dan menjaga pola hidup bersih.

  • COPD (Cronic Obstuctive Pulmonary Disease)

COPD merupakan gangguan yang menyerang paru-paru sehingga menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan bernafas. Masalah pernafasan tersebut terjadi akibat adanya komplikasi antara bronkitis kronis dan emfisema, sayangnya penyakit ini tidak bisa disembuhkan.

Meskipun belum bisa disembuhkan, namun pengobatan bisa memperingan gelajanya dengan mengkonsumsi obat-obatan serta fisioterapi. Sejauh ini tidak ada tanda khusus, tapi Anda harus waspada bila mengalami batuk berdahak lama, nafas tesengal-sengal, mengi dan nyeri dada.

  •  Kanker Paru-paru

Kanker paru-paru, mungkin istilah ini tidak asing lagi didengar yakni kondisi adanya pertumbuhal sel-sel abnormal dalam organ pernafasan manusia. Masalah tersebut berpotensi dialami oleh perokok pasif maupun aktif serta orang-orang yang sering terpapar zat kimia.

Sejauh ini tidak ditemukan gejala pada awalnya, namun biasanya ditandai dengan batuk berdahak kronis, penurunan berat badan, nyeri dada dan tulang serta sesak nafas. Biasanya penyakit tersebut ditangani dengan cara operasi, radioterapi, kemoterapi dan krioterapi.

  1. Pleuritis

Pleuritis atau biasa dikenal dengan peradangan pada pleura atau selaput yang melenyelimuti dinding paru-paru sehingga terjadi pembengkakan. Penyakit ini bisa disebabkan karena infeksi virus, bakteri dan jamur. Gangguan pernafasan tersebut berpotensi tinggi dialami oleh perokok.

Pleuritis ini ditandai dengan gejala utama rasa nyeri parah pada dada serta didukung adanya demam, menggigil, sakit kepala, batuk kering serta sesak nafas. Biasanya untuk menanganinya dokter memberikan obat-obatan seperti antiinflamasi, antibiotik, codein dan imunosupresan.

  1. Pulmonary Embolism

Pulmonary Embolism merupakan salah satu penyakit pernafasan yang terjadi akibat adanya penyumbatan pada arteri diparu-paru karena gumpanan darah beku. Biasanya masalah ini dialami oleh orang-orang berusia lanjut tapi tidak menutup kemungkinan bisa di usia muda.

Penderita gagal jantung, stroke, dan perokok aktif lebih berpotensi mengalami emboli paru yang ditandai danya gejala sakit dada, batuk berdarah, nafas pendek, mual, pusing, hipotensi. Dokter biasanya menanganinya dengan obat-obatan intraveneus untuk memecahkan pembekuan.

  1. Pulmonary Edema

Pulmonary Edema terkenal sebagai penyakit paru yang cukup berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Gangguan ini disebabkan karena adanya penumpukan cairan pada paru-paru secara tiba-tiba sehingga mengganggu fungsi pernafasan.

Biasanya penderita jantung berpotensi mengalami pulmonary edema. Gangguan ini juga dapat dipicu karena infeksi virus, cedera paru, punya riwayat tenggelam. Rajin olahraga, menjaga berat badan dan kolesterol, mengkonsumsi makanan sehat bisa mencegah masalah tersebut.

  1. Cystic Fibrosis

Cystic Fibrosis merupakan gangguan sistem pernafasan yang jarang terjadi dan tergolong penyakit keturunan. Masalah ini timbul karena lendir dalam tubuh menjadi kental serta lengket jadi menghambat beberapa saluran, padahal normalnya cairan tersebut harusnya bersifat licin.

Penyakit ini bisa ditandai dengan munculnya gejala seperti hidung tersumbat, batuk berdahak dalam kurun waktu lama, mengi, sesak nafas, sering mengalami infeksi saluran pernafasan. Penanganan yang biasa diberikan berupa obat-obatan, fisioterapi dada dan rehabilitasi paru.

Itulah ulasan mengenai berbagai sakit paru-paru yang bisa mengintai siapa saja lengkap beserta gejala, cara pecegahan dan penanganannya. Semoga informasi diatas bisa menjadi pengingat untuk menjaga kesehatan didukung dengan pola hidup bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *